Surat An Naba' (Berita Besar) adalah surat ke-78 dalam Al Quran, terdiri dari 40 ayat, diturunkan di Mekkah. 1 [id[ع]]َ[gu[مَّ ]]يَتَ[iq[سَاۤء]]َلُوْنَۚ 'Amma yatas±'alµn(a). Surat An-Naba' Ayat 1 - 10 dengan Tafsir dan Terjemahannya Ayat 1 بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ 1. 'ammaa yatasaa'aluun ٢- عَنِ النَّبَاِ الْعَظِيْمِۙ 2. 'anin-naba'il-'aẓiim ٣ - الَّذِيْ هُمْ فِيْهِ مُخْتَلِفُوْنَۗ 3. allażii hum fiihi mukhtalifuun ٤ - كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَۙ 4. kallaa saya'lamuun ٥ - ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَ 5. ṡumma kallaa saya'lamuun ٦ - اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ مِهٰدًاۙ 6. a lam naj'alil-arḍa mihaadaa Surat An-Naba' Arab, Latin dan Arti Terjemahan Indonesia 30 Desember 2019 Baca Surah An Naba' online bahasa arab, bahasa latin dan terjemahan kedalam bahasa indonesia disertai artinya tiap-tiap ayat pada Surat An Naba. Surah An Naba' merupakan surat ke 78 dalam kitab suci Al Quran. Baca dan dengarkan Surah An-Naba . Surah ini diturunkan di Mekah , susunan yang ke 78 dalam Quran. Judul Surah berarti "Berita Besar" dalam Indonesia Pengaturan. Pencarian suara dipersembahkan oleh. Terjemahan. Membaca. 078 surah. Diterjemahkan oleh. Indonesian Islamic affairs ministry (Ubah) Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.". Ngaji online Surat An Naba' arab latin dan artinya. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah". «إنا أنذرناكم» يا كفار مكة «عذابا قريبا» عذاب يوم القيامة Dinamai 'An Naba' (berita besar), diambil dari perkataan An Naba' yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga 'Amma yatasaa aluun' diambil dari perkataan 'Amma yatasaa aluun' yang terdapat pada ayat 1 surat ini. Pokok-pokok isinya: Keimanan: Pengingkaran orang-orang musyrik terhadap adanya hari berbangkit dan ancaman Allah terhadap sikap hUjhRB.